Monday, May 11, 2009

PLN ( "Perusahaan Listirk Ngaco..")



Keluhan seorang warga tentang kondisi kelistrikan di kota batam

Hari ini ketika saya baru saja duduk di kedai kopi, datang seorang yang saya kenal, dia datang sambil menggerutu soal tagihan listrik yang membengkak, ia merasa pemakian listriknya tidak sebesar itu, karena bill yang ia harus bayar adalah bill rumahnya yang tidak berpenghuni, alias rumah kosong (..Maklum juragan .. Banyak rumah..).

"Ahh... gimana PLN nihh!!!"," masa.. sih.. rumah kosong kok bisa tagihan listriknya sebesar ini!!".
" ada apa bang, datang-datang kok marah-marah" sergahku.
"ini frend, tagihan listrik rumah saya yang disana ( sambil menunjuk satu arah), tagihannya kok seratus ribu lebih, padahal rumah itu kosong tidak ada yang menghuni, dipakai cuma satu lampu saja, lampu depan, itupun sudah putus tak hidup lagi"
"jangan-jangan ada yang mencuri listrik abang gak"timpalku
" gak ada frend. saat saya kesana (kerumah kosongnya) untuk mencocokkan meteran dengan bill tagihan, meteranya gak jalan, angka meteran di tagihan jauh lebih besar dari pada angka pada meterannya, ada apa ini?" keluhnya sambil memegang keninnya.
"gimana kerja tukang catat PLN nih..!!"
" tidur kali kerjanya bang" jawabku. " kalau gak cocok trus apa kerjanya, atau data entrinya yang salah input" lanjutku.
" susah kalau berurusan sama PLN, kalau uang masuk cepat tapi kalau soal pelayanan no.20" belum selesai ia bicara tiba-tiba aliran listrik tempat kami minum kopi padam.
HAHHH, belum selesai saya bicarakan... inilah pelayanan yang kita dapat atas pembayaran kita.
"PLN.. PLN, dasar "Perusahaan Listrik Ngaco" teriaknya.

Ya. inilah potret kelistrikan negri kita, dengan infrastruktur seperti ini akan membawa banyak dampak negatif. Kondisi seperti ini sangat mempengaruhi nilai Batam sebagai tempat tujuan berinvestasi bagi calon investor.
Apalagi dengan kondisi yang baru-baru ini terjadi dengan pemadaman bergilir seluruh batam antara 3-6 jam, banyak aktifitas yang terhenti akibatnya. Mungkin kerugian masyarakat yang ditimbulkan akibat pemadaman tersebut lebih besar dari pada kerugian yang dialami oleh PLN, industri yang menggunakan arus PLN menjadi terhenti dan semua proses produksi berhenti semua (idle capacity).

1 comments:

Unknown on May 13, 2009 at 9:08 AM said...

beberapa taon yang lalu, saya mengunjungi pabrik motor YAMAHA di Zhu-Chou, R.R.C. di sana ternyata pertumbuhan industri dan ekonomi terlalu pesat sehingga pasokan listrik tidak sanggup mengejarnya. Alhasil di kota itu seminggu sekali setiap bagian kota pasti dapat giliran pemadaman listrik total. jadi, pabrik YAMAHA pun tidak bisa beroperasi, dengan kata lain hanya bisa beroperasi 6 hari seminggu. - Jon

Post a Comment

Followers

 

Coffee Break Times. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com