
Hari ini, 16-mei-2006, batas terakhir pendaftaran capres dan cawapres di negeri ini. dari hasil pemilu legislatif yang baru lalu, dengan melalui berbagai lika-liku dan manuver politik dari 9 partai yang lolos parlementary treshold. Guna mencapai ketentuan pemilu yang harus mencapai 25% suara yang bisa mengajukan capres, maka melalui proses perjdohan mencari chemistry yang kuat dan mungkin ada sedikit banyak bagi kavling si A dapat ini dan si B dapat itu, terbentulah tiga koalisi partai yang mengusung 3 calon pasangan capres dan cawapres
Peta perjodohan pasangan pada awalnya sangat sulit di tebak, dan memang hasilnya di luar dugaan banyak orang, dan satu pasangan saja yang dari awal sudah mengadakan dialog sampai akhirnya menjadi satu paket Mega-Pro, yang oleh banyak pihak terkesan terpaksa karena alotnya kesepakatan dan partai lain yang sedianya mau berkoalisi sudah di gandeng oleh koalisi lain atau membuat poros sendiri. Pasangan SBY- berBudi, juga tak kalah kontroversinya, dimana Budiono yang seorang ekonom non partai di pilih SBY sebagai wakilnya mendapatkan reaksi keras dari rekan koalisinya, berbagi debat terjadi di belakang layar. sampai akhirnya di detik-detik ceremonial pengumuman resmi di Sabuga-Bandung, (yang dibilang banyak orang mirip ceremonial yang dilakoni partai di amerika tiap kali pengumuman Capres mereka), PKS yang intens mempertanyakan pilihan SBY kepada Budiono akhirnya mendukung SBY-berBudi dengan catatan yang tidak kita ketahui. Pasangan JK-Wiranto adalah pasangan yang terbentu lebih awal, nampaknya pasangan ini tidak mengalami kendala yang cukup berarti, seperti ungkapan yang menjadi tagline-nya pak JK, lebih cepat lebih baik.
Seperti suatu prosesi pernikahan, setelah proses perjodohan selesai dan jika segala sesuatu kelengkapan data dan persyaratan lainnya telah siap, ketiga pasangan ini diarak ke KUAnya pilpres (KPU) untuk di ambil Ijab Kabulnya, setelah proses ijab kabul selesai ketiga pasangan ini akan di sandingkan di pelaminan pemilu. Nah disinilah kita sebagai rakyat pemilih (Voters) akan menentukan, di pesta pernikahan siapa yang menurut anda menyajikan menu program pemerintahan yang reasonable yang akan membawa negeri kita survive di tengah badai gelombang krisis global atau bahkan mencapai pertumbuhan dan perbaikan di segala sektor kehidupan.
Sekarang kita wait and see, menyimak dan mengamati racikan bumbu dan rempah yang di siapkan untuk membuat menu program yang akan di sajikan dalam hari H pesta perkawinan poloitik ini. Nanti di bilik-bilik pemilu kita akan menentukan pasangan mana yang pantas duduk di singgasana pemerintah (bukan penguasa) untuk lima tahun kedepan. ...



0 comments:
Post a Comment